kana nishino

Minggu, 15 Februari 2015

Mengungkap Fakta Dan Misteri Dari Piramida Giza

Mengungkap Fakta Dan Misteri Dari Piramida Giza







Siapa yang tidak kenal dengan Piramida Giza sebuah piramid yang terkenal sebagai salah satu keajaiban dunia, yang menarik banyak para Ilmuan dan Arkeolog untuk meneliti dan mencari tau misteri yang terdapat di dalam piramid tersebut. Kawasan Giza atau El-Giza atau dikenal juga dengan Gizeh atau El-Gizeh(Al Jizah) adalah kawasan yang terletak di daerah dekat Kairo( Mesir), piramida-piramida yang ditemukan disini adalah termasuk kategori terbesar dibandingkan dengan piramida yang ada di bumi









Peta Giza.

Piramida Giza atau piramida agung yang terbentang di hamparan padang pasir bersuhu lebih dari 35 derajat Celcius itu terdiri atas 3 Piramid besar plus satu buah Sphinx. Ketiga piramid itu adalah Khufu (Cheops), Khafre (Rakhaef/ Chephren) dan Menkaure (Mycerinus) ditambah tiga piramida kecil. Masing masing dari piramid Cheops Chepren dan Mycerinus memiliki kesamaan Interior. Ada ruang raja, ruangan ratu, pintu terowongan(yang berdiameter satu seperempat meter dengan panjang 40 meter). kebanyakan penduduk pada abad tersebut terkenal sebagai petani. mereka memanfaatkan lembah sungai nil untuk dijadikan sebagai perairan mereka.









Denah Piramida Giza.

Kompleks piramida Giza yang dibangun bangsa Mesir kuno sekitar 5000 tahun yang lalu memiliki luas area yang bisa disamakan antara jarak dari St Peter( Roma), Katedral Florence( Milan) sampai ke St. Paul( London). Diyakini pula kumpulan batu di Piramid Giza apabila disatukan bisa membuat tembok setinggi 3 meter dengan ketebalan 0,3 meter yang bisa melingkupi seluruh Perancis.

Jika dibandingkan dengan Empire State Building di New York, piramida ini lebih besar 30 kali lipat dan bahkan bisa terlihat dari bulan. Sementara bangsa Mesir Kuno sendiri membangunnya dalam waktu 30 tahun. Belum lagi dari cara memindahkan batu batuan dan menyusunnya menjadi piramida yang tinggi (ada yang mengatakan membuat struktur lereng atau ulir seperti pada skrup yang kemudian dikapur dengan batu kapur pada lapisan luar. Ada pula yang menyebutkan bahwa batu batu tersebut adalah hasil pengecoran), konstruksi yang akurat serta titik berat pusat benda. Sehingga ada yang menyebutkan bahwa Piramida dibangun oleh UFO dengan mengkaitkannya dengan potret piramida di Mars. Ada lagi yang berspekulasi bahwa piramida dibangun oleh manusia masa datang yang terdampar di masa lalu. Ada pula piramida berhubungan dengan rasi gugus bintang Orion ditinjau dari letak ketiga piramida Giza dan Piramida Maya-pun diyakini memiliki letak dan posisi yang sama berdasarkan gugus rasi bintang Orion. Selain itu diyakini pula ada ruangan di bawah Sphinx (yang dinamakan Hall off Records) yang merupakan kunci rahasia menuju Zep Tepi,yakni suatu zaman keemasan masa lampau ketika Piramid Giza ini di buat.


Menurut penelitian dari Ilmuwan dan Arkeologi, bahan baku pembuatan piramida diambil dari beberapa tempat. Misalnya batu kapur dari Tura, granit dari Aswan, tembaga dari Sinai dan kayu untuk peti dari Libanon yang kesemuanya diangkut melalui Sungai Nil. Kemudian buruh-buruh pekerja rata-rata meninggal pada usia muda di antara 30 tahun karena mengalami cedera tulang belakang karena membawa beban yang sangat berat. Kemudian terungkap pula terdapat cara pertolongan gawat darurat bagi buruh yang cedera.

Hingga tahun 2008, telah 118 piramida yang ditemukan di Mesir. Piramida tertua yang diketahui adalah piramida yang digunakan untuk kuburan firaun Djoser yang ada di Saqqara dan diperkirakan dibangun pada tahun 2600 SM. Bangunan luar biasa ini didesain oleh seorang tokoh misterius Mesir bernama Imhotep dan dibuat dengan menumpuk batu sedemikian rupa sehingga membentuk tangga menuju puncak. Ini dibuat agar roh-roh orang yang sudah meninggal dapat naik ke langit dengan melewati tangga-tangga tersebut. Pencapaian ini begitu luar biasa sehingga Imhotep kemudian dijadikan dewa oleh bangsa Mesir 1.400 tahun setelah kematiannya.

Dari 118 piramida yang telah ditemukan, ada satu yang dianggap sebagai pencapaian terbesar bangsa Mesir, yaitu Piramida Khufu(cheops) . Piramida ini adalah satu diantara tiga piramida yang terletak di wilayah Giza. Dua lainnya yang berukuran lebih kecil bernama piramida Khafre dan Piramida Menkaure . Piramida Khufu mulai menarik perhatian dunia ketika Herodotus , sejarawan Yunani, menyinggungnya dalam tulisan-tulisannya. Diperkirakan sekitar 20.000-30.000 pekerja membangunnya dalam kurun waktu 80 tahun. Piramida ini dibangun sebagai kuburan bagi raja Khufu dari dinasti ke-4 Mesir. Sampai sekarang struktur raksasa yang luar biasa ini belum bisa ditiru oleh teknologi modern.


Piramida Khufu dibuat dengan struktur berupa empat sisi triangular dan dasar segiempat sama sisi. Luasnya meliputi wilayah sekitar 0,5 km2. Tingginya sekitar 148 meter. Namun karena erosi, maka piramida itu kini hanya memiliki tinggi 137 meter yang tediri dari 203 undakan. Panjang masing-masing sisi dasarnya adalah 230 meter. Sudutnya adalah pada 51 derajat, 51 menit dan 14,3 detik. Ia juga memegang rekor sebagai bangunan tertinggi di dunia selama 3.800 tahun.


Jumlah batu yang digunakan untuk membangun piramida khufu berjumlah sekitar 2,5 juta blok batu. Masing-masing seberat 2 ton hingga 70 ton dan berat total piramida ini diperkirakan sekitar 6,5 juta ton. Ini membuat piramida ini menjadi struktur bangunan terberat di dunia. Ini juga berarti Arsitek piramida tersebut memiliki pengetahuan mengenai geologi untuk menentukan lokasi pembangunan yang kuat menahan beban seberat itu. kebanyakan jenis batu yang digunakan untuk membangunnya adalah batu kapur kuning. Namun untuk beberapa interior, ia menggunakan batu granit yang keras. Luar biasanya, batu yang ada di puncak piramida dan di dasar piramida memiliki jenis sama dan diperkirakan berasal dari pertambangan batu yang sama. Batu-batu ini dipotong dengan presisi yang luar biasa sehingga ketika ditumpuk, sekeping kartu atm tidak bisa menembus celahnya.


Piramida khufu memiliki kesejajaran dengan empat arah mata angin pada kompas. Ini artinya empat sisinya menghadap ke arah utara, timur, selatan dan barat. Ketidaksesuaian dengan utara hanya sekitar 1/12 derajat. Yang mengejutkan tentu saja, mereka membuat struktur dengan karakteristik ini tanpa kompas yang pertama kali ditemukan sekitar tahun 1500 Masehi. Ini menunjukkan bahwa para arsitek Mesir telah memiliki pengetahuan memadai mengenai arah angin.


Max Toth dalam bukunya mengenai piramida mengatakan bahwa piramida khufu mewakili hukum-hukum universal yang diekspresikan secara geometri. Hal ini kelihatannya sukar untuk disangkal. Contohnya adalah pada karakteristik-karakteristik ini: Perimeter Piramida, yaitu jarak antara empat sisi di dasarnya ternyata memiliki korelasi dengan lingkaran bumi. Jumlah hari dalam 100 tahun adalah 36.524 hari. Ini sesuai dengan total inci pada perimeter Piramida. Rasio antara tinggi piramida dengan perimeter dasarnya adalah persis 3,14 atau kita kenal juga dengan sebutan Phi. Selain karakteristik geometri, karakteristik yang luar biasa lainnya adalah Temperatur didalam Piramida yang berada pada kondisi tetap, yaitu 68 derajat fahrenheit, sama persis dengan temperatur internal bumi.

Banyak teori tentang pembangunan the great pyramid of Giza , secara umum, piramida diketahui sebagai kuburan para raja. Namun bagi beberapa orang, fungsinya lebih daripada itu. Salah satu hipotesis alternatif yang paling terkenal adalah teori Erich Von Daniken . Dalam bukunya “Chariots of the Gods” ia mengatakan bahwa piramida dibangun oleh alien yang berasal dari planet lain dengan teknologi maju. Ia mendasarkan teorinya pada struktur piramida yang memiliki teknologi tinggi, terlalu tinggi untuk zaman itu.

Teori lain yang terkenal adalah teori Orion yang dikemukakan oleh Robert Baucal dan Adrian Gilbert . Menurut mereka, tiga piramida yang terletak di Giza adalah representasi dari tiga bintang di Orion Nebula . Menurut teori ini, orang Mesir adalah keturunan langsung dari alien yang mengunjungi bumi dan para alien itu menyimpan sebagian pengetahuan mereka ke dalam struktur piramida.


Selama ini berdasarkan sejarah kita diajarkan bahwa Piramida Besar merupakan kuburan dari Khufu namun penelitian modern menunjukkan sebaliknya, tidak ada Mummy/mumi ditemukan dimanapun dibagian ruangan Piramida Besar Giza. Ada sebuah Sarkofagus yang dikatakan diduga milik Khufu namun itu ukurannya hanya ukuran setengah manusia normal dan diukir langsung ke batu, tidak hanya sang firaun yang tidak muat kedalamnya, bahkan untuk keluarganya yang lain sementara itu ada sebuah ruangan yang disebut Ruang kamar mayat ratu disegel oleh sebuah blok batu besar dan tidak ada sarkofagus didalamnya.

Yang lebih mengherankan adalah apakah ilmuwan melakukan Cover-Up dimana catatan resmi menurut mereka adalah bahwa sang ratu dikremasi setelah kematiannya. Hal seperti ini tidak pernah terjadi didalam sejarah Mesir, karena menurut kepercayaan mereka, keluarga raja agar bisa menjadi dewa maka proses mumifikasi adalah sebuah proses yang wajib setelah kematian. Jadi apa yang coba ditutup-tutupi oleh para ilmuwan awal yang meneliti Piramida besar Giza?

Menurut kajian, disebutkan bahawa batu-batu yang digunakan untuk membuat piramid adalah dari tanah liat yang dipanaskan sehingga membentuk batuan keras yang sukar dibedakan dengan batu asalnya.

Para saintis mengatakan, Firaun mahir dalam bidang ilmu kimia dalam menguruskan tanah liat sehingga menjadi batu. Teknik yang mereka gunakan adalah sangat misteri jika dilihat daripada kodifikasi nombor di batu yang mereka tinggalkan.

Prof. Gilles Hug dan Dr. Michael Barsoum menegaskan, piramid yang paling besar di Giza, dibuat daripada dua jenis batuan yang terdiri daripada batu semula jadi dan batu-batu yang dibuat secara manual hasil olahan tanah liat, namun bongkahan-bongkahan batunya dapat menahan gempa bumi.

Berdekatan dengan Great Pyramid of Giza ada batu lantai hitam. Apabila dilihat dengan dekat kesan-kesan keratan pada batu-batu tersebut, ia seumpama dikerat dengan mesin zaman moden.











Sebenarnya proses pembuatan piramida dengan jelas digambarkan di bagian bagian dinding piramida, apabila anda berkunjung ke piramida mesir, anda harus melihat lukisan lukisan dinding piramida tersebut, di dinding piramida jelas di tunjukkan secara detil tentang bagaimana cara membangun piramida. yang menakjubkan adalah semua yang tergambar dipiramida, sepenuhnya dibuat secara manual, tanpa alat berat atau peralatan moderen, namun ada yang mencengangkan, khusus piramida mesir ini pada penggambaran pembuatan dan bukti piramida disebutkan dengan jelas ukuran manusia si pembuat piramida tersebut, setiap manusia yang terlibat di pembuatan piramida terbadi menjadi 2 ukuran, yaitu kategori besar (raksasa) dan kategori normal (ukuran manusia seperti kita sekarang), akan di gambarkan lukisan lukisan gambar dinding piramida yang berhasil  di kumpulkan, bagaimana para raksasa membangun piramida ini, siapa raksasa ini, benarkah raksasa ini adalah ada? Juga akan di beberkan penemuan penmuan kontroversial terkait para raksasa ini mulai dari mumi hingga penemuan makam dan berbagai penunjukan bahwa para raksasa ada.








Faktanya batu itu sangat besar dan sangat berat, namun di lukisan piramida tertera dengan jelas bagaimana cara memotong, memindahkanb batu-batu besar itu (tampa satupun alat berat modern). Tentu saja ukuran manusia normal (1,8 m seperti kita sekarang) tidak memungkinkan untuk mengangkat batu berat yang sangat besar tersebut, dan yang terlibat membuat piramida digambarkan adalah orang raksasa.

Piramida, hingga sekarang masih tetap menjadi salah satu bangunan yang paling misterius di dunia. Beberapa waktu yang lalu, peralatan astronomi dan wahana penjelajah milik NASA telah diterjunkan untuk memeriksa seluruh bangunan piramida khufu. Namun anehnya, NASA menolak mempublikasikan hasil penyelidikan terhadap ruang bawah tanah di dalam Piramida.

Hal ini telah memicu berbagai teori di kalangan penganut teori konspirasi, apalagi ditambah dengan sikap keras pemerintah Mesir yang selalu menolak untuk memberikan ijin terhadap eksplorasi.

Referensi:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar